Kancil dan Tiga Penyamun
Di sebuah hutan yang rimbun, hiduplah Kancil yang cerdik. Hutan itu sering diganggu oleh tiga ekor penyamun jahat. Suatu hari, Kancil pulang lewat dari mencari buah. Ketika dia melintas di belakang pohon kelapa, dia melihat tiga penyamun mengintai. Kancil pura-pura tidak melihat mereka.
Dia masuk ke rumahnya dan mandi dengan riangnya. Setelah mandi, dia makan bersama isteri kesayangannya. Penyamun-penyamun itu menunggu lama sekali sampai Kancil dan isterinya tertidur pulas.
Setelah selesai makan, Kancil berbisik kepada isterinya, “Sayang, ada tiga penyamun di luar rumah! Tolong simpan semua perhiasanmu.” Kemudian, Kancil berteriak sekuat tenaga, “Munah, cepat ambil semua perhiasan! Abang mau menyimpannya di dalam peti, dan peti ini abang akan sembunyikan di dalam telaga!”
Kancil berjalan keluar sambil membawa peti. Penyamun-penyamun itu tidak tahu bahwa di dalam peti itu Kancil mengisi dengan batu-batu besar. Peti itu dilempar ke dalam telaga, lalu Kancil pulang ke rumahnya. Penyamun-penyamun itu menimba air telaga sampai pagi. Setelah solat subuh, Kancil pergi ke telaga dan bertanya, “Kenapa kalian menimba air telaga ini, bertiga?”
Penyamun-penyamun itu terkejut dan lari terbirit-birit karena takut!
Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2
Ulasan
Catat Ulasan