Kinambura dan Pertengkaran di Pasar Malam

Pak Ali tinggal bersama anaknya, Kinambura. Istrinya sudah lama meninggal dunia. Kinambura dibesarkan oleh pembantu Pak Ali.

Kinambura membesar menjadi anak yang suka membantah. Suatu hari, Pak Ali memberitahunya bahawa dia akan dijodohkan dengan Tingoron. Kinambura tidak suka Tingoron. Dia lebih suka Montuk, anak tetangga yang pandai bermain gitar.

Kinambura mengadu kepada Montuk. Mereka berdua merencanakan untuk membuat Tingoron dan rombongannya merasa tidak nyaman di pasar malam saat acara lamaran.

Namun, yang terjadi adalah sebaliknya. Di pasar malam, Montuk dan teman-temannya membuat keributan dengan musik mereka, membuat Tingoron dan rombongannya bingung dan lari ketakutan! Kinambura tertawa melihat kejadian itu.

Tidak lama kemudian, Kinambura bertunangan dengan Montuk. Sayangnya, Kinambura sakit. Para pembantunya membawanya ke desa Tambunan untuk berobat.

Montuk dan teman-temannya ingin membuat masalah di desa itu. Mereka tidak tahu Kinambura juga di sana. Montuk berkata, “Kalian tunggu di sini. Aku akan mencari Kinambura.” Montuk menyelinap ke rumah Kinambura dan mencoba mengganggu.

Kinambura menangkap Montuk dan memasaknya di dapur.

Montuk merengek, tetapi Kinambura tidak peduli. Setelah matang, Kinambura memakannya.

Keesokan harinya, pembantu Kinambura memberitahunya bahawa ada anak laki-laki ditemukan pingsan di dapur. Kinambura tersenyum dan berkata, “Aku sudah sembuh!”

Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2

Ulasan