Kancil dan Kerbau Berbantah
Suatu hari, Kancil dan Kerbau bertengkar hebat! Pak Belalang yang sedang lewat melintas, segera datang menenangkan. Kerbau berkata, “Kancil, kau sudah menendang anakku hingga kakinya patah!” Kancil membalas, “Kerbau, kau juga sudah menendang kaki anak lembu hingga patah!” Pak Belalang menggelengkan kepalanya. “Baiklah, berdamailah kalian.”
“Kalau mau berdamai, Kancil harus kembalikan semua telur yang kuberikan padanya selama 10 tahun, dan juga semua anak ayam yang akan menetas dari telur-telur itu!” kata Kerbau. Permintaannya sungguh aneh! Mustahil!
Pak Belalang lalu bertanya pada Kancil, “Ada apa yang pernah kau berikan pada Kerbau?”
“Aku beri dia kacang. Hampir sepuluh tahun lamanya. Aku juga mau kacangku kembali, dan juga pohon kacang yang akan tumbuh dari kacang itu!” kata Kancil. Kerbau terkejut mendengar permintaan Kancil. Lama dia terdiam.
“Kalau begitu, kalian berdua tidak bisa memenuhi permintaan masing-masing. Eloklah kalian berdamai,” kata Pak Belalang. Kancil dan Kerbau pun berjabat tangan. Sejak itu, mereka menjadi sahabat baik dan saling membantu.
Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2
Ulasan
Catat Ulasan