Kancil Junah dan Raja Nyamuk

Di sebuah kampung yang damai, hiduplah Kancil Junah bersama ibunya dan kakak tirinya yang manja. Setiap hari, Kancil Junah harus melakukan banyak kerja rumah. Suatu hari, Kancil Junah pergi ke hutan untuk mencari daun pakis untuk ibunya. Saat sedang mengutip daun, tiba-tiba banyak nyamuk datang menggigitnya!

“Wahai nyamuk-nyamuk, kasihanilah Kancil kecil ini. Sudah banyak kerjaan, sekarang kalian malah menggigit!” rayu Kancil Junah. Tapi, nyamuk-nyamuk itu tidak peduli. Kancil Junah lalu berkata, “Sebelum kalian menghisap darahku habis, bawa aku menghadap raja kalian!”

Di hadapan Raja Nyamuk yang besar, Kancil Junah memohon agar rakyatnya tidak lagi menggigitnya. Raja Nyamuk merasa kasihan dan berjanji akan mengingatkan rakyatnya. Di negeri nyamuk, Kancil Junah disambut dengan ramah. Sebelum pulang, Raja Nyamuk memberikan Kancil Junah gelang emas, kasut berkilauan, dan pakaian yang indah.

Kancil Junah membawa hadiah itu pulang. Kakak tirinya yang jahat sangat cemburu. Dia menyuruh adiknya, Liah, menemui Raja Nyamuk. Liah yang sombong memarahi Raja Nyamuk dan menuduhnya jahat. Raja Nyamuk sangat marah dan menghisap darah Liah sampai habis! Inilah akibatnya jika bersikap tidak sopan dan sombong.

Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Kehidupan Sehari-hari di Kampung

Rimbun Cinta Di Taman Jiwa by CKK2

Semangat Dari Bukit by CKK2