Untung si Kancil dan Ikan Ajaib

Di tengah hutan yang rimbun, hiduplah Kancil Untung. Kancil Untung sangat pandai memancing! Setiap hari, dia memancing ikan di sungai dan menjualnya di pasar.

Suatu hari, Pak Tuan Kaya datang ke pasar. “Wah, banyak sekali ikanmu, Kancil! Dari mana kau dapat?” tanya Pak Tuan Kaya. “Dari Lahar Yoi, Tuan!” jawab Kancil Untung dengan riang. Wajah Pak Tuan Kaya berubah masam. Dia menyuruh Kancil Untung datang ke rumahnya keesokan harinya.

Keesokan harinya, Kancil Untung pergi ke rumah Pak Tuan Kaya. Di sana, dia bertemu dengan Putri Sari yang cantik. Pak Tuan Kaya berkata, “Lahar Yoi adalah milikku! Karena kau sudah mengambil ikanku, kau harus menebang kayu bakar untukku!”

Kancil Untung tinggal di tepi bukit dan menebang kayu bakar setiap hari. Suatu hari, rumah Pak Tuan Kaya terbakar! Pak Tuan Kaya marah, “Ini semua gara-gara kayu bakar yang kau berikan!”

“Jangan menyalahkan Kancil, Ayah! Aku yang lupa memadam api setelah memasak,” kata Putri Sari.

Tak lama kemudian, Putri Sari sakit parah. Hanya Kancil Untung yang bisa menyembuhkannya. Kancil Untung menyiramkan air ke wajah Putri Sari, dan Putri Sari langsung sembuh!

Pak Tuan Kaya menyesal telah bersikap kasar. Akhirnya, dia menikahkan Kancil Untung dengan Putri Sari. Mereka hidup bahagia selamanya di hutan yang indah!

Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Kehidupan Sehari-hari di Kampung

Rimbun Cinta Di Taman Jiwa by CKK2

Semangat Dari Bukit by CKK2