Adik dan Abang di Pasar Malam
Adik dan Abang adalah sahabat baik. Setelah membantu ibu di kebun, Abang berjalan-jalan di pasar malam. Dia melihat banyak petai yang dijual! Dia segera membeli beberapa. Kemudian, dia menawarkan separuh kepada Adik. Tapi Adik berkata, “Aku mau beli sendiri!”
Adik pergi ke pasar malam sepanjang hari. Dia melihat banyak penjual petai. Tapi dia tidak bisa memilih yang terbaik! Dia pulang dengan tangan kosong. Dua hari kemudian, Abang menangkap ikan di kolam dekat rumah. Dia menggunakan jala yang dibuat dari daun pandan. Banyak ikan yang tertangkap! Dia memberi separuh ikan itu kepada Adik.
Hari berikutnya, Adik juga mau menangkap ikan. Dia ingat Abang menggunakan jala yang dibuat ibunya! Dia mencoba membuat jala sendiri dari tali. Dia melemparkan jala ke kolam. Banyak ikan tertangkap! Tapi, ember yang dia bawa ada lubang. Setelah puas, dia pergi ke rumah Abang. Saat mau memberi ikan, dia baru sadar embernya bocor! Abang bertanya, “Mana ikan banyak yang kau tangkap?” Adik hanya diam. Dia malu dan sadar dia bodoh!
Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2
Ulasan
Catat Ulasan