Awang Buntal di Pasar Malam

Di sebuah kampung, hiduplah Pak Buntal dan Mak Buntal bersama anak mereka, Awang Buntal. Mereka bekerja keras di pasar malam, menjual kuih dan minuman. Tapi, hasil jualan mereka tidak cukup untuk membeli makanan yang banyak. Setelah dewasa, Awang Buntal pergi ke kota untuk mencari rezeki. Dia bekerja keras, berjualan di pasar malam yang ramai. Dengan tekun, Awang Buntal menjadi penjual yang kaya raya!

Suatu hari, Awang Buntal pulang ke kampung. Pak Buntal dan Mak Buntal sangat gembira dan membawa sebungkus nasi untuk menyambutnya. Tapi, Awang Buntal malu melihat kedua orang tuanya yang masih berjualan di pasar malam. Dia menolak mereka dengan kasar. “Saya tidak mahu teman-teman saya tahu saya punya ibu bapa yang masih miskin!” katanya.

Awang Buntal menyuruh pembantunya pergi ke pasar malam lain. Tiba-tiba, datanglah hujan lebat! Angin bertiup kencang. Dalam sekejap, gerai Awang Buntal roboh dan semua barang dagangannya basah. Awang Buntal sedih, dia terlupa akan bantuan kedua orang tuanya. Sekarang, dia harus mulai dari awal lagi.

Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Kehidupan Sehari-hari di Kampung

Rimbun Cinta Di Taman Jiwa by CKK2

Semangat Dari Bukit by CKK2