Ayu dan Budi Rujuk

Suatu hari, Ayu dan Budi bertengkar di kantin sekolah. Pak Guru yang lewat, segera menghampiri. Ayu berkata, “Budi, kau sudah mendorong adikku hingga dia jatuh dan kakinya sakit!” Budi membalas, “Ayu, kau juga sudah menendang kaki bonekaku hingga patah!” Pak Guru tersenyum. “Baiklah, berdamailah kalian.”

“Kalau mau berdamai, Ayu harus kembalikan semua stiker yang kuberikan padanya selama 10 tahun, dan juga semua mainan yang akan dia dapatkan dari stiker itu!” kata Budi. Permintaannya sungguh aneh! Mustahil!

Pak Guru lalu bertanya pada Ayu, “Ada apa yang pernah kau berikan pada Budi?”

“Aku beri dia permen. Hampir sepuluh tahun lamanya. Aku juga mau permenku kembali, dan juga pohon permen yang akan tumbuh dari permen itu!” kata Ayu. Budi terkejut mendengar permintaan Ayu. Lama dia terdiam.

“Kalau begitu, kalian berdua tidak bisa memenuhi permintaan masing-masing. Eloklah kalian berdamai,” kata Pak Guru. Ayu dan Budi pun berjabat tangan. Sejak itu, mereka menjadi sahabat baik dan saling membantu.

Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Kehidupan Sehari-hari di Kampung

Rimbun Cinta Di Taman Jiwa by CKK2

Semangat Dari Bukit by CKK2