Bayan dan Puteri di Pasar Malam

Bayan tinggal di rumah sederhana dekat pasar malam. Untuk mencari uang jajan, Bayan menjual kayu bakar kecil. Suatu hari, Bayan pergi ke taman dekat pasar untuk mencari kayu bakar. Tiba-tiba, Bayan mendengar suara tangisan minta tolong. Ternyata, seekor ular kecil terjepit di antara ranting pohon. Bayan kasihan dan menolongnya. “Terima kasih banyak, Bayan! Aku akan membalas kebaikanmu,” kata ular itu. Setelah selesai, Bayan pulang ke rumah. Bayan terkejut melihat kamarnya sudah rapi dan ada makanan enak di meja makan! Setiap hari kejadian itu terjadi. Kamar Bayan selalu bersih dan makanannya sudah siap. Bayan penasaran. Keesokan harinya, Bayan pura-pura pergi ke sekolah, tapi sebenarnya bersembunyi di balik pohon mangga. Tak lama kemudian, Bayan mendengar suara menyapu dan suara memasak. Bayan keluar dari persembunyiannya dan menuju ke dapur. Di sana, ia melihat seorang gadis cantik sedang memasak. Gadis itu terkejut melihat Bayan. Bayan bertanya apa yang sebenarnya terjadi. Gadis itu berkata, “Aku adalah Puteri yang kabur dari rumah dan sekarang bekerja membantu di pasar malam.” Bayan merasa kasihan dan akhirnya berteman baik dengan Puteri itu. Mereka sering membantu satu sama lain di pasar malam.

Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Kehidupan Sehari-hari di Kampung

Rimbun Cinta Di Taman Jiwa by CKK2

Semangat Dari Bukit by CKK2