Buah Lemayung di Pasar Malam Kampung

Di Pasar Malam Kampung Melayu, hiduplah dua adik-beradik bernama Simbah dan Umbai. Ayah mereka sudah tidak ada, dan Ibu mereka juga telah tiada. Sebelum Ibu pergi, beliau memberikan sebiji buah Lemayung yang besar sekali kepada mereka. “Bagilah buah ini dengan adil, ya,” pesan Ibu.

Umbai, yang suka sekali makan, ingin segera memakan buah Lemayung itu. “Simbah, kamu saja yang bagi buahnya,” katanya. Simbah membagi buah itu menjadi dua bagian yang sama. Umbai memilih bagian yang terlihat lebih besar, sedangkan Simbah menerima bagian yang lebih kecil tanpa komplain. Simbah memakan buahnya sedikit demi sedikit, sedangkan Umbai menghabiskannya dengan cepat.

Beberapa hari kemudian, perut Umbai kembali lapar. Ia meminta Simbah membagi buah Lemayung lagi. Simbah menjawab, “Maaf, Umbai, buahku sudah habis.” Umbai marah dan teringat pesan Ibu. Ia merasa bersalah. Akhirnya, mereka berdua mengerti bahwa berbagi itu penting, seperti berbagi makanan di Pasar Malam yang ramai ini.

Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Kehidupan Sehari-hari di Kampung

Rimbun Cinta Di Taman Jiwa by CKK2

Semangat Dari Bukit by CKK2