Dulang Emas di Pasar Malam

Di Pasar Malam yang ramai, seorang gadis bernama Aisyah membantu ibunya menjajakan kuih. Setiap hari, Aisyah pergi ke belakang pasar untuk mencuci pinggan. Suatu hari, Aisyah melihat sebuah dulang emas mengapung di saluran air. Ia menarik dulang itu dan membawanya pulang. Malamnya, Aisyah bermimpi bertemu dengan seorang nenek tua yang baik hati. Nenek itu berkata, “Jika kamu ingin dulang emas itu menjadi milikmu, kamu harus melemparkannya ke saluran air tengah hari sebanyak 44 kali.”

Keesokan harinya, Aisyah melakukan seperti yang dikatakan nenek tua dalam mimpinya. Ia melemparkan dulang emas ke saluran air. Dulang itu tenggelam, lalu muncul kembali. Aisyah mengulanginya lagi dan lagi. Setelah sepuluh kali, Aisyah merasa, “Ini tidak masuk akal! Mengapa aku harus membuang-buang emas?” Aisyah lalu meletakkan dulang emas di dekat tempat tidurnya dan tidur.

Pagi harinya, dulang emas itu hilang! Aisyah teringat pesan nenek tua. Ia segera pergi ke belakang pasar, menunggu, tetapi dulang emas itu tak pernah muncul lagi. Aisyah menyesal karena telah melanggar pesan dan terlalu tamak.

Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Kehidupan Sehari-hari di Kampung

Rimbun Cinta Di Taman Jiwa by CKK2

Semangat Dari Bukit by CKK2