Jafur dan Pasar Malam

Di kota Melaka, hiduplah Jafur, seorang anak yang bekerja membantu ayahnya menjual kayu bakar di Pasar Malam. Ayahnya sudah tua dan sering sakit. Suatu hari, Pak Cik Saudagar ingin membeli kayu bakar. Dia meminta Jafur mengantarkannya ke rumahnya.

Setelah selesai, Jafur melihat sebiji dompet terjatuh di tepi jalan. “Mungkin dompet ini milik Pak Cik Saudagar,” bisik Jafur. Dia mengambil dompet itu.

“Wah, banyak sekali uang! Kalau aku ambil, aku pasti akan kaya raya dan tidak perlu lagi membantu ayahku!” kata Jafur.

Jafur ragu-ragu. Satu suara menyuruhnya mengambil uang itu. Malam itu, Jafur mengantarkan kayu bakar ke rumah Pak Cik Saudagar.

“Kamu telah menunaikan janji. Aku sangat memerlukan kayu bakar, dan anakku sedang sakit. Tapi aku kehilangan dompetku yang berisi uang,” kata Pak Cik Saudagar.

“Saya menemukan dompet ini, dan saya yakin ia milik Tuan,” kata Jafur.

Pak Cik Saudagar sangat senang dengan kejujuran Jafur, lalu mengajaknya bekerja di tokonya. Jafur sangat gembira dengan tawaran itu.

Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Kehidupan Sehari-hari di Kampung

Rimbun Cinta Di Taman Jiwa by CKK2

Semangat Dari Bukit by CKK2