Padi di Pasar Malam

Dulu sekali, ada sepasang suami isteri yang berjualan di Pasar Malam. Mereka menjual nasi yang dibuat dari padi hasil tanam mereka sendiri. Tapi, setiap kali nasi sudah siap, banyak sekali anak-anak burung yang datang dan memakannya! Suami isteri itu sedih sekali. Mereka memutuskan untuk mencari pekerjaan membantu Pakcik Kaya yang terkenal kikir. Pakcik Kaya itu hanya memberi sedikit sekali upah, padahal mereka bekerja sangat keras. Di rumah Pakcik Kaya, ada banyak sekali burung merpati yang dipelihara di dalam kandang. Suatu hari, si isteri kasihan melihat burung-burung merpati itu. Dia membuka pintu kandang. Seketika, burung-burung merpati terbang bebas! Pakcik Kaya sangat marah dan memarahi mereka. Mereka pulang ke rumah dan menanam padi lagi. Ajaibnya, padi mereka tidak lagi dimakan burung! Ternyata, burung-burung merpati yang dilepaskan, kini membantu menjaga padi mereka. Suami isteri itu sangat gembira dan hidup mereka menjadi lebih baik. Suatu hari, seorang anak kecil yang miskin datang meminta sedikit nasi. Mereka dengan senang hati memberikan tiga bungkus nasi. Anak kecil itu berkata, “Bukankah kamu yang membebaskan burung-burungku dulu?” Suami isteri itu terkejut! Ternyata, anak kecil itu adalah Pakcik Kaya yang punya banyak burung merpati!

Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Kehidupan Sehari-hari di Kampung

Rimbun Cinta Di Taman Jiwa by CKK2

Semangat Dari Bukit by CKK2