Pertengkaran di Kantin Sekolah

Di kantin sekolah yang ramai, ada seorang guru yang mengajar silat. Banyak murid yang ikut belajar, termasuklah Adi, Budi, Cici, dan Didi. Mereka semua menjadi jagoan silat. Guru mengingatkan, “Silat itu untuk membela diri dan membantu orang lain, bukan untuk berkelahi!”

Sayangnya, Adi, Budi, Cici, dan Didi mulai menggunakan silat untuk memamerkan diri dan membuat onar di kantin. Mereka saling mendorong dan berkelahi. Ibu kantin sangat sedih melihat ini. Ia memberitahu guru silat. Guru silat lalu mengajak mereka duduk dan berbicara. Ia menjelaskan bahwa silat itu seperti kekuatan, harus digunakan dengan bijak dan untuk kebaikan bersama. Adi, Budi, Cici, dan Didi akhirnya mengerti dan meminta maaf. Mereka berjanji akan menggunakan silat untuk membantu teman-temannya dan menjaga ketertiban di kantin.

Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Kehidupan Sehari-hari di Kampung

Rimbun Cinta Di Taman Jiwa by CKK2

Semangat Dari Bukit by CKK2