Putri di Pasar Malam dan Beruk yang Baik Hati
Di sebuah kota yang ramai, hiduplah seorang Raja dan Permaisuri dengan tujuh putri mereka. Raja sangat menyayangi Putri Bunga. Di dekat pasar malam yang ramai, hiduplah sebuah keluarga yang sederhana. Ayah pergi ke hutan untuk mencari uang, meninggalkan Ibu yang sedang hamil di rumah. Tiba-tiba, Ibu merasakan sakit dan melahirkan seorang anak yang terlihat seperti beruk yang kurang menarik.
Anak beruk itu, namanya Tunggal, tumbuh besar dan menjadi anak yang kurang disukai. Anak-anak di sekolah takut bermain dengannya. Tunggal merasa sedih, lalu ia membantu membersihkan pasar malam dari tikus-tikus yang mengganggu pedagang. Raja sangat senang! Ia memberi Tunggal uang sebagai hadiah.
Tunggal kemudian memberanikan diri untuk meminta Putri Bunga menjadi pacarnya. Semua orang terkejut! Raja mengizinkan, kecuali Putri Bunga. Raja dan Permaisuri, dengan hati yang berat, mengizinkan Tunggal mendekati Putri Bunga dan meminta cincin sebagai hadiah. Toko perhiasan memberikan sebuah cincin yang indah.
Dengan cincin itu, keluarga Tunggal menjadi lebih makmur! Tunggal kemudian memberikan cincin itu kepada Raja. Raja menyelenggarakan pesta pernikahan yang meriah antara Putri Bunga dan Tunggal. Setelah menikah, Tunggal mengajak Putri Bunga tinggal di rumahnya yang sederhana. Di malam pertama, Putri Bunga terkejut! Tunggal berubah menjadi seorang pemuda yang tampan dan baik hati!
Ternyata, Tunggal adalah seorang anak yang baik yang disembunyikan oleh penampilannya. Mereka hidup bahagia dan membantu orang lain di kota itu.
Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2
Ulasan
Catat Ulasan