Semaun dan Nafas Kuatnya di Kampung Bahagia
Semaun tinggal di Kampung Bahagia bersama isteri dan anaknya. Suatu hari, isteri dan anaknya pergi ke rumah nenek. Semaun ditinggal sendirian di rumah. Dia duduk di beranda sambil melihat ikan-ikan di kolam. Ikan-ikan itu tampak lucu sekali. Malamnya, Semaun bermimpi bertemu dengan Pak Cik yang baik hati. Pak Cik menyuruh Semaun menangkap ikan dan memakannya. Keesokan harinya, Semaun menangkap ikan dan memasaknya. Setelah makan, dia merasa sangat kenyang dan tertidur. Saat tidur, Semaun menghembuskan nafasnya dengan kuat sekali, dan tiba-tiba atap rumahnya terangkat! Semua orang di kampung tertawa melihatnya. Semaun menjadi terkenal karena nafasnya yang kuat. Suatu hari, kampung mereka kedatangan orang jahat yang ingin merusak pesta. Semaun dan teman-temannya berpura-pura bermain bola. Ketika orang jahat itu mendekat, Semaun menghembuskan nafasnya. Orang jahat itu terkejut dan lari tunggang langgang. Semaun menjadi pahlawan kampung, dan hidupnya bersama keluarganya semakin menyenangkan.
Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2
Ulasan
Catat Ulasan