Bukit Cuping dan Pensel Ajaib
Di tengah-tengah tanah yang luas, menjulanglah Bukit Cuping. Di dalam Bukit Cuping, terdapat sebuah gua yang menjadi rumah kelelawar. Kotoran kelelawar itu menyuburkan sawah padi. Bukit ini dinamakan Bukit Cuping karena dulu, seorang anak bernama Aripin tinggal di sana. Aripin memiliki sebuah pensel ajaib. Pensel itu bisa mengeluarkan payung saat hujan! Ayah dan ibunya Aripin pergi jauh, dan dia tinggal sendiri. Suatu hari, hujan deras mengguyur sawah. Aripin sedih karena tanaman padi bisa rusak. Lalu, dia menggunakan pensel ajaibnya. Pensel itu mengeluarkan payung besar yang melindungi seluruh sawah dari hujan! Penduduk kampung yang melihat itu kagum. Dulu, bukit itu tidak punya nama. Jika ditanya, “Mau kemana?” mereka menjawab, “Mau ke bukit dekat rumah Aripin.” Akhirnya, bukit itu dikenal sebagai Bukit Cuping, diambil dari nama Aripin dan pensel ajaibnya yang hebat.
Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2
Ulasan
Catat Ulasan