Ekor Arnab dan Pensel Ajaib

Sore itu, seekor buaya yang lapar sedang berenang di sungai. Ia tidak menemukan makanan. Tiba-tiba, ia melihat seekor arnab sedang makan rumput di tepi sungai. Buaya ingin memakan arnab itu!

Di tepi sungai, arnab sedang makan rumput. Buaya mendekat dan bertanya, “Apa yang kamu lakukan di sini, arnab?” jawab buaya, “Aku hanya mencari tempat beristirahat.” Arnab terus makan rumput. Tiba-tiba, buaya membuka mulutnya dan mencoba menangkap arnab. Arnab terkejut, tetapi ia memiliki sebuah pensel ajaib! Pensel itu bisa menggambar apapun yang diinginkan.

Arnab dengan cepat menggambar seekor harimau besar di depan buaya. “Buaya, aku tidak takut kamu menangkapku! Lihat, ada harimau besar di sini!” kata arnab. Buaya sangat takut dengan harimau. Ia membuka mulutnya lebar-lebar, tetapi saat ia mencoba mengaum, pensel ajaib arnab menggambar ekor yang sangat panjang dan melengkung di ekor buaya! Buaya panik dan mencoba melepaskan ekornya, tetapi tidak bisa. Arnab melompat pergi, meninggalkan buaya dengan ekor yang aneh dan melengkung. Sejak saat itu, ekor arnab terlihat normal, sementara ekor buaya tetap kontot karena sihir pensel!

Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Kehidupan Sehari-hari di Kampung

Rimbun Cinta Di Taman Jiwa by CKK2

Semangat Dari Bukit by CKK2