Junah dan Pensel Ajaib Nyamuk
Di sebuah desa yang tenang, hiduplah Junah bersama ibunya dan kakak tirinya. Junah selalu disuruh mengerjakan pekerjaan rumah yang berat. Suatu hari, saat Junah sedang mencari pakis di hutan, tiba-tiba banyak nyamuk datang menggigitnya!
“Aduh, nyamuk-nyamuk, sakit sekali!” keluh Junah. Tiba-tiba, Junah menemukan sebuah pensel ajaib. Saat Junah menggambar nyamuk dengan pensel itu, nyamuk-nyamuk itu langsung terbang menghadapnya dan membungkuk hormat. Junah lalu berkata, “Bawa aku menghadap raja kalian!”
Di hadapan Raja Nyamuk, Junah memohon agar rakyatnya tidak lagi menggigitnya. Raja Nyamuk merasa kasihan dan berjanji akan menuruti permintaannya. Sebagai ucapan terima kasih, Raja Nyamuk memberikan Junah gelang emas, sepatu berkilauan, dan pakaian yang indah. Pensel ajaib itu bisa membuat apa saja yang digambarnya menjadi nyata!
Junah membawa hadiah itu pulang. Kakak tirinya yang jahat menyuruh temannya, Liah, menggunakan pensel ajaib itu. Liah menggambar Raja Nyamuk dengan wajah marah. Tiba-tiba, Raja Nyamuk muncul dan menghisap darah Liah sampai habis! Itulah akibatnya jika menggunakan kekuatan ajaib untuk hal yang buruk.
Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2
Ulasan
Catat Ulasan