Leman dan Pensel Ajaib
Leman hidup seorang diri. Ibunya dan ayahnya sudah lama meninggal dunia. Demi mencari uang, Leman bekerja sebagai tukang kayuh sungai.
Leman seorang budak yang baik hati. Jika ada orang yang tidak punya uang untuk membayar, Leman tidak akan meminta bayaran. Orang-orang sangat menyayanginya.
Suatu hari, Leman menemukan sebuah pensel ajaib di tepi sungai. Pensel itu bisa menulis apa saja yang Leman inginkan! Di tengah sungai, seorang lelaki menaiki perahunya. Lelaki itu bertanya kepada Leman,
“Mengapa kamu menjadi tukang kayuh sungai?”
Leman menggunakan pensel ajaibnya dan menulis, “Saya tidak pandai membaca dan menulis.” Lalu pensel itu menghapus kata-kata itu dan menulis, “Saya sedang belajar menjadi tukang kayuh sungai yang hebat!”
“Rugilah kamu kerana tidak tahu membaca dan menulis,” kata lelaki itu.
Leman tersenyum dan menggunakan pensel ajaibnya lagi. Kali ini, pensel itu menulis, “Saya yakin tuan bisa berenang seperti ikan!”
Lelaki itu ketakutan lalu berdiam diri. Ia berharap sampai di seberang dengan selamat.
Sebaik sahaja tiba di tambatan, lelaki itu segera membayar tambang dan berterima kasih kepada Leman. “Budak ini lebih arif daripadaku,” bisiknya sendirian. Leman tersenyum, dia tahu pensel ajaib itu membantunya menjadi lebih pintar.
Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2
Ulasan
Catat Ulasan