Nayan dan Pensel Ajaib
Dahulu kala, Nayan dan teman-temannya ditangkap oleh gerombolan Lanun yang jahat dan dimasukkan ke dalam penjara. Nayan sangat takut, dia teringat keluarganya.
Lanun Kepala berkata, “Aku boleh lepaskan kamu semua, tapi dengan satu syarat. Kamu harus bertarung dengan Lanun Panglima! Siapa yang menang, aku lepaskan. Kalau kalah, aku bunuh!”
Semua lelaki kalah ditangan Lanun Panglima. Hanya Nayan yang tersisa. Tiba-tiba, Nayan menemukan sebuah pensel ajaib! Pensel itu bisa membuat apapun yang digambarnya menjadi nyata. Nayan mendekati Lanun Panglima dan berkata, “Wahai Lanun Panglima, aku akan menggambar ladang emas untukmu! Tapi kamu harus berpura-pura kalah di tanganku, biar aku bisa membawamu ke sana!”
Nayan menggambar ladang emas yang sangat besar dan berkilauan. Lanun Panglima terpesona dan setuju berpura-pura kalah. Nayan diisytiharkan pemenang! Dia membawa Lanun Panglima ke ladang emas ajaib itu. Lanun Panglima sangat senang dan memutuskan untuk tinggal di sana, menanam emas. Akhirnya, Nayan dan keluarganya bersatu kembali dan hidup bahagia.
Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2
Ulasan
Catat Ulasan