Wau Ajaib dan Bidadari yang Hilang

Bayayang adalah seorang pemuda yang kaya raya. Ibunya selalu mengingatkannya untuk segera menikah. Suatu hari, ketika sedang berjalan di tepi sungai, Bayayang melihat sekumpulan bidadari cantik sedang mandi. Bayayang bersembunyi di balik pohon dan mencuri kain terbang salah satu dari mereka, yaitu bidadari yang paling muda. Setelah selesai mandi, para bidadari mencari kain terbang mereka. Kain terbang bidadari yang paling muda hilang!

Bidadari yang muda itu sangat sedih. Bayayang yang melihat itu, memberinya sehelai kulit kayu yang bisa berubah menjadi Wau Ajaib. Wau Ajaib itu disimpan di lumbung padi. Tidak lama kemudian, Bayayang dan bidadari itu menikah dan dikaruniakan anak.

Suatu hari, anak sulung mereka bermain di lumbung padi dan menemukan Wau Ajaib itu. Dia memberikannya kepada ibunya. Bidadari yang muda itu memakai Wau Ajaib itu dan terbang kembali ke kayangan. Bayayang sangat menyesal karena menyembunyikan Wau Ajaib itu. Tapi, dia tahu, dia harus belajar menghargai kebebasan orang lain.

Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Kehidupan Sehari-hari di Kampung

Rimbun Cinta Di Taman Jiwa by CKK2

Semangat Dari Bukit by CKK2