Wau Ajaib dan Permintaan Isteri

Di sebuah pondok tepi hutan, hiduplah Pak Belalang dan Mak Belalang. Mereka hidup dalam kemiskinan. Suatu hari, Pak Belalang pergi ke sungai untuk memancing. Setelah menunggu lama, dia berhasil menangkap seekor Ikan Kaloi. “Tolong, Pak Belalang! Lepaskan aku!” kata Ikan Kaloi. Pak Belalang terkejut, lalu dia melepaskan ikan itu.

Ketika Pak Belalang pulang, dia dan Mak Belalang terkejut melihat pondok mereka berubah menjadi istana yang indah! Pak Belalang menceritakan kejadian itu. Mak Belalang menyuruh Pak Belalang meminta harta kepada Ikan Kaloi. Keesokan harinya, Pak Belalang terbang dengan Wau Ajaib yang bisa mengabulkan permintaan. Seketika, istana mereka dipenuhi emas dan permata! Mak Belalang menjadi tamak. Dia menyuruh Pak Belalang meminta menjadi raja dan permaisuri. Mereka menjadi raja dan permaisuri. Mak Belalang lupa asal-usulnya dan menjadi sombong.

Suatu hari, Mak Belalang berkata, “Pak Belalang, terbanglah dengan Wau Ajaib dan minta aku menjadi dewa!” Pak Belalang terkejut. Tapi karena terus didesak, dia terbang dengan Wau Ajaib. “Sudah cukup! Istrimu terlalu tamak! Aku akan mengajarinya!” kata Wau Ajaib. Ketika Pak Belalang pulang, istana itu kembali menjadi pondok kecil. Mak Belalang menyesal, tapi semuanya sudah terlambat. Mereka kembali hidup miskin seperti dulu.

Penulis: CKK2
Penerbit: Cerita Kanak-Kanak 2

Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

Kehidupan Sehari-hari di Kampung

Rimbun Cinta Di Taman Jiwa by CKK2

Semangat Dari Bukit by CKK2